4 april 2017| Tolong Ingatkan Saya

Alhabib Quraisy Baharun

UNTUKMU PARA ISTRI DAN CALON-CALON ISTRI.

(Bahan renungan)

Wanita sebagai istri, memiliki pintu di rumahnya. Pintu itu bisa mengantarkan dia ke surga atau melemparkannya menuju ke neraka. Pintu itu hanya satu, yaitu SUAMI. Istri yang taat kepada suaminya, kelak memiliki kedudukan seperti lelaki yang mati syahid dalam peperangan di jalan Allah.

Setiap istri melayani suaminya, maka perbuatannya akan meninggikan derajatnya di sisi Allah. Amal ibadah yang paling utama bagi seorang istri adalah melayani suami dan anak2nya. Lebih utama dari ibadah sunnah apa pun. 

Sebab itu merugi sekali wanita yang sibuk dengan zikir, tetapi suaminya terlantar tak dipikir.

Sibuk dengan al-Quran tapi suaminya tak pernah disediakan makan. 

Sibuk dengan majelis maulud, tapi dengan suaminya selalu perang mulut.

Mendebat, bicara kasar, menyakitinya, memandangnya dengan pandangan rendah, meninggikan suara …..

Laa haula wa laa quwwata illa billaaaah

Wahai para istri …..

Tiada guna shalatmu.

Tiada guna majelis yang kau hadiri

Tiada guna puasamu

Tiada guna zikirmu

Tiada guna hajimu

Tiada guna bacaan al-Quranmu

Tiada guna sedekahmu

Sebelum engkau meminta maaf kepada suamimu.

Jangan sakiti dia walaupun terkadang dia memiliki kelemahan di sana-sini.

Nabi telah menjelaskan, wanita yang menjadikan wajah suaminya berubah, maka tak akan diterima shalatnya walau sejengkal.

Dalam riwayat, wanita yang tak mau melayani suaminya di malam hari, dilaknat malaikat hingga pagi hari. Selagi ada kesempatan, rubahlah sikap menjadi baik. Selagi ada kesempatan minta maaflah. Jadilah istri yang baik. Tak perlu banyak ibadah selain itu jika memang yang kau tuju adalah surga. Itulah jalannya.

Carilah ridha suamimu.

Semoga Allah menyelamatkan kita semua dari perbuatan yang bisa mendatangkan murka-Nya. Baik yang kita sadari atau tidak kita sadari.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Iklan

3 april 2017 | Nasehat Sayyidina Utsman bin Affan r.a.

Orang mukmin bisa merasa cemas karena enam hal, Yaitu:
1. Cemas (takut kepada Allah SWT).

Khawatir jikalau sewaktu-waktu Allah SWT mencabut kenikmatan iman.

2. Cemas akan malaikat hafadhah (pencatat),

Takut mereka mencantumkan amal yang dapat mempermalukan diri pada hari kiamat.

3. Cemas akan syaitan
Takut seandainya ulah mereka menjadi sebab terhapusnya segala amal kebaikan diri.

4. Cemas akan malaikat maut

Takut tiba-tiba nyawa dicabut, sedang diri tengah lengah atau lupa.

5. Cemas akan gemerlap dunia
Takut diri terbujuk, terpukau, sehingga lupa kehidupan akhirat.

6. Cemas akan keluarga
Takut terlalu disibukkan oleh mereka, sehingga lupa dari mengingat Allah ‘azza wa jalla.

📝Dikutip dari kitab Nasha-ihul ‘Ibad (Syihabuddin Ahmad bin Hajar al-‘Asqalani)

🕌

2 april 2017|Keutamaan Ahlul Bait (Habaib)

Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Al Habib Salim Segaf Al Jufri bersama para Ahlul Bait​

Kurang familiarnya hadits-hadits SHAHIH tentang keutamaan AHLUL BAIT salah satunya disebabkan karena di era Salaf dulu, Khalifah banyak melarang para ulama menyebarkan hadits tentang Ahlul Bait. Khafilah khawatir umat Islam akan membaiat salah satu Ahlul Bait dan menggulingkan kekuasaannya.

Dan itu terbawa sampai era sekarang. Sangat jarang di sekolah/madrasah dan kajian di masjid-masjid, yang membahas tentang masalah Ahlul Bait ini. Sehingga umat Islam banyak yang buta apa itu Ahlul Bait.

Pernah saya bertanya ke beberapa kawan, apa kamu tahu apa itu Ahlul Bait? Hampir semua menjawab senada, “Oh yang Syiah itu ya?”

Jawaban itu mungkin penyebabkan karena ada organisasi Syiah di Indonesia yang bernama IJABI. Ikatan Jama’ah Ahlul Bait Indonesia.

Ada juga yang bilang, “Oh yang suka Bid’ah itu ya?”

***

Ya Allah.. Padahal setiap hari kita bersholawat kepada mereka dalam setiap shalat. Tapi kita tidak tahu siapa yang dimaksud dengan “Ali Muhammad”

Dan apa jadinya nanti ketika Imam Mahdi datang, sedangkan kita malah memusuhinya? #naudzubillah

Padahal Imam Mahdi adalah seorang Habib, Ahlul Bait Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan mengenai Imam Mahdi,

مِنْ أَهْلِ بَيْتِى يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِى وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمَ أَبِى

“Dia berasal dari keluargaku (AHLI BAITI). Namanya (yaitu Muhammad) sama dengan namaku. Nama ayahnya (yaitu ‘Abdullah) pun sama dengan nama ayahku.”

***

BERPEGANG TEGUHLAH PADA AHLUL BAIT

“Ketahuilah wahai sekalian manusia, aku hanyalah manusia biasa, hampir datang seorang utusan Rabbku dan aku akan memenuhinya, aku tinggalkan kalian DUA PEDOMAN :

Yang pertama Kitabullah, didalamnya terdapat petunjuk dan cahaya, maka ambilah Kitabullah itu, berpegang teguhlah.

Lalu beliau melanjutkan : “Dan terhadap ahli baitku, aku ingatkan kalian kepada Allah tentang ahli baitku”, beliau mengulang ucapannya sampai tiga kali” [HR Shahih Muslim : 2408]

AHLUL BAIT LEBIH TERJAGA HATINYA

“Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai Ahlul Bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (QS. Al-Ahzab: 33)

AHLUL BAIT MASIH ADA

Rasulullah bersabda dalam hadits shahih bahwa nasabnya tidak akan terputus sampai hari kiamat, “Semua sebab dan nasab akan terputus pada hari Kiamat kecuali sebabku dan nasabku” (HR Thobari : 129)

***

Jadi di tengah perpecahan dan keributan yang dialami umat Islam saat ini, ga usah bingung & galau lagi. Ikuti aja jalan yang diambil oleh mayoritas Ahlul Bait. Insya Allah lebih aman dan selamat. Insya Allah. Allahu A’lam
#ahlussunnahwaljamaah #asy’ariyyah #syafi’iyyah #madzhab #aqidah #fiqih #PKS #IkhwanulMuslimin #HabibSalimSegafAlJufri #SyaikhHasanAlBanna #tazkiyatunnafs