Majelis Online

Dalam beberapa kesempatan ke depan wp saya mungkin selain menceritakan kejadian sehari hari, saya juga akan menceritakan ss yang menurut saya unik. Karena terkadang banyak memang percakapan seperti di wa yang suka bikin lucu untuk dibagikan.haha ga penting banget si nid

Cerita ss kali ini saya tiba tiba di wa oleh orang yang tidak saya kenali (no hapenya). Kemudian saya cek apakah kita dalam 1 grup yang sama. Setelah di cek ada, saya dan no ini tergabung dalam satu majelis di Wa yang bernama Nuruzzahro. Singkat nya grup ini adalah tempat yang bisa dijadikan ngaji onlen yang gurunya seorang Syarifah, bernama Ustadzah Haninah Bilfaqih. Kalangan alawiyyin juga. Kebetulan beliau juga orang Palembang seperti saya. Dimana yang sudah kita ketahui Palembang disebut Hadhramaut Tsani karena banyaknya wali disana seperti di Tarim, Hadhramaut, Yaman. Saya sendiri selain menghadiri kajian secara langsung kepada habaib/ guru yang memiliki sanad keilmuan hingga ke Nabi Muhammad, saya juga ikut serta di beberapa grup wa yang saya yakin betul aswj juga. Biasanya bisa diliat dari ketika Ustadzahnya mengingatkan amalan amalan apa yang harus kita lakukan pada bulan atau dalam hajat tertentu. Terkadang kalo bagian tirakat yang satu ini saya harus lebih ekstra manut ke Ustadzah nya.wkwk maklum suka ga kuat iman.hik. Atau bisa juga diliat ketika Ustadzahnya memberikan tausiyah, ulama yang dikutip siapa. Kalo udah membawa guru kita Al Habib Umar bin Hafizh dan tidak membid’ahkan maulidan biasanya betul aswj.hehe saya jadi inget tahun lalu menyaksikan live streaming di fb Majelis Rasulullah, saya melihat ketua MS PKS duduk disamping kanan Habib Umar.hik terharu liatnya


Tebak, yang mana ketua MS PKS?heu

***

Dan lucunya ketika saya bergabung ke grup ini (grup ini khusus akhawat aja), saya diketemukan  oleh salah satu guru di tempat yayasan Abi saya yang ada di Palembang. Iya, jadi saat ini Abi saya diamanahkan mengelola sekolah di Palembang. Namanya Sekokah Islam Terpadu Auladi Palembang, kemaren baru milad yang ke 10 dan menghadirkan Opick serta menggalang dana untuk Palestin

Gimana saya ga ngeri (haha) saya masuk ke grup tapi langsung ada yang kenal saya dengan cukup rinci. Karena ketika saya bergabung di grup itu, saya memperkenalkan diri nya hanya menyebutkan nama nida, lagi kuliah di Bandung tapi orang tua di Palembang. Ternyata perkenalan dg pesan singkat seperti itu sudah bisa dijadikan seseorang yang mengenal keluarga saya langsung tau kalo saya ini Annida yang dimaksud. Ah mungkin ini salah satu keberkahan memiliki Ayah yang baik hati, saya malah ikut dikenal.wkwk apaan sik. Tapi ya gini, terkadang seorang anak itu akan dikenal juga dari nama bapaknya, karena perjuangan bapak kita membuat anak anaknya jadi diinget orang juga, dan itu jujur saja membuat saya senang untuk bersilaturahim

Oh kamu anaknya Bapak anu, oh kamu bintu anu.hehe ini nulis apasik.haha

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s