lebih dulu aku

kali ini gantian dia menantang tuannya yang juga sesama kelinci
kenapa kau tidak berani menatapku saat ku ajak berbicara?

Sang tuan terpaksa berbohong
***

seharusnya kau gunakan spion motormu untuk melihat ke belakang, saat kau maju  berjalan menuruni tangga justru aku melihatmu dari belakang

semakin terlihat bodohnya 2 kelinci ini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s