sms dospem

drama sms singkat pagi ini bersama Pembimbing 1, Pa Prof Sofyan, semoga Allah memelihara dan merahmatinya “Aslm. Pa Proof lama ga nyapa Bapa, kangen banget. Pa sy udah beres skripsi nya tinggal kesimpulan dan saran. Terharu akhrnya beres jg. Pa doain sy bs daftar sidang bulan ini biar bs wisuda bulan desember, tolong ya Pa doain sy”

*tidak perlu aku capture untuk mjd bukti bhw gaya smsku dg beliau sudah bisa secair itu, dan itu dicopas dr hp tanpa menambah dan mengurangi serta kapital yang memang diketik seperti itu, tingkat kepercayaan kembali kpd kalian. *sekitar 5 menitan bunyi nada sms dari Pa Prof “Walaikum salam, insyaalloh pasti beres sukses selalu penuh ridho alloh”. balasan dari Pa Prof sering seperti ini ketika aku selalu minta doa restu supaya skripsi lancar dan aku ga ngerti kenapa Pa Prof nulis Allah dengan A yang kecil karena kalo aku tipikal yang engga bisa nulis nama orang dengan huruf kecil *gatau kenapa pokoknya ga enakeun weh.he. itu selera sih tapi kalo kata babehku sebaiknya menulis nama harus diawali dengan huruf kapital sebagai tanda bahwa kita menghormati orang yang bersangkutan, aku pikir aku cukup tertular apa kata babehku, padahal yang jurusan bahasa siapaaa yang peduli kapital siapa. dan Pa Prof selalu menjawab salamku dengan ‘Walaikum salam’ kalo aku biasanya ‘Wa’alaikumsalam atau kalo lg rajin “Wa’alaykumussalaam’ atau kalo lg males ‘Wlkmslm’ :D apapun tulisannya Insya Allah maksud nya sama, menjawab salam.

dan aku bales lagi sms Pa Prof “Hiks aamiin Bapak, pengen cepet2 belajar lg sm bapak bimbingannya seru, selama ini sy pengen diskusi lg sm Bapa tp malu ga bs bawa skripsi arabnya, skrg bs belajar lg.hehe *aku sendiri ga ngerti dan sangat menyadari bisa-bisanya aku mencantumkan ‘hehe’ diakhir sms yang akan dibaca seorang Profesor, rasanya asik sob coba deh :D

dan terlihat lg di layar hape ada tulisan ’1 new message’ isinya (kasih tau ga yaaaaa….)

“Aya saya tunggu mau kapan, sekarang sd di aceh” *sd disitu mungkin maksudnya sedang. aduh tiba-tiba gigi gue menggigil, gawat ini bisa-bisa kepending bimbingannya karena deadline pengumpulan skripsi senin depan, itupun sebenarnya harus dikumpulkan hari ini, tapi kemaren aku coba lobi-lobi dengan berulang-ulang ke Pa Maman, Ketua Jurusan kami via sms dengan alasan ini itu, sebenernya temen2 juga memiliki kondisi yang beragam, tidak mungkin mengumpulkan skripsi hari ini terkait dospem mereka yang sedang sibuk dimana-mana ataupun faktor yang lain. alhamdulillah hanya Allah yang menggenggam hati hambaNya, karena aku cukup sering meminta kepada Tuhanku ‘Ya Allah lembutkanlah hati Pa Maman, semoga beliau mau kasih kesempatan supaya tanggal pengumpulan skripsi di undur, YaAllah pengaruhi Pa Maman ya Allah, karena hanya Allah yang mengizinkan semua kejadian di bumi ini tanpa adanya kebetulan belaka” dan barusan ada info dari jurusan bahwa pengumpulan skripsi diundur itu cukup menjadi bukti nyata bahwa doa kami dikabulkan, waktu itu aku berkata ke temen-temenku saat kami pernah begadang semalaman tanpa tidur sedikitpun demi deadline ini “temen2 doa yang kenceng ya, siapa tau salah satu dari kita ada yang doanya dikabulin Allah, semoga Pa Maman berubah pikiran” haha yang beginian boleelah dicoba. dan disaat genting-genting seperti ini masih sempat-sempatnya aku nulis di wordpress >yang ini agaknya bole juga dicoba-coba :D *seru juga sob

*kembali ke sms Pa Prof, aku bales lagi sms beliau “Wah kapan balik ke bandung Pa?” *terdengar lg bunyi sms ku yang agak terdengar alai “Besok Lusa”. akhir kata saya lempar lagi sms ke langit melewati genteng kosan menembus awan dan mendarat ke layar hape Pa Prof> “Alhamdulillah nnt segera sy kontak Pa Prof”

temen-temenku sepertinya banyak yang heran kenapa aku memilih Pa Prof Sofyan Sauri sebagai pembimbing 1 pada skripsi ini, karena beliau terkenal dengan ‘ehm’ nya, aku tidak akan memberikan istilah killer disini karena beliau bukan pembunuh, beliau adalah pendidik sejati, aku cinta beliau dengan keilmuannya yang super ‘ehm’, terbukti ketika dulu kami disuruh ke jurusan untuk memilih nama pembimbing skripsi, dosen-dosen yang lain udah pinuuuh dengan nama mahasiswa yang mau dibimbing skripsi, ceritanya waktu itu aku lagi ada perlu apa gitu ya ternyata telat selangkah untuk ‘berebut’ pembimbing skripsi sehingga tinggal beberapa nama dosen yang ada, dan ah! kalo inget kejadian itu agak gimanaaa gitu rasanya, berasa ditinggal pesawat mau mudik. padahal dosen-dosen dibahasa arab itu sama-sama manusia tapi ya mungkin fitrahnya seorang manusia memilih milih mana yang menurut mereka asik. kemudian aku konsul dengan Pa Maman, Ketua Jurusan kami yang murah senyum “Pa saya bingung milih yang mana, yang lain udah pada penuh semua”.

kemudian Pa Maman memperlihatkan kolom kertas dengan nama Prof Sofyan Sauri *gelar lengkap nya aku lupa.he. “Nih, ini NIDAUL, pilih Pa Sofyan aja” Pa Maman biasa memanggilku dengan NIDAUL, karena beliau tidak akan mengenali saya dengan nama Annida bahkan NIda beliau selalu memanggilku dengan NIDAUL yang dari PALEMBANG dan mana PEMPEKNYA.ah tak apalah aku dikenal Ketua Jurusan dengan istilah begitu karena dosen akan mengenali mahasiswa kalo ga dari prestasi IP yang selangit, kenakalannya atau ada keunikan yang lain, dan aku tidak tau masuk kategori yang mana :D bahkan untuk sms ngelobi kemaren saya selalu mencantumkan NIDAUL supaya beliau mengenaliku. *kembali aku berpikir apakah aku akan menuliskan namaku dikolom itu, dan saat itu aku mendaftar bareng dengan Nur, temen sejurusan yang sekolahnya dari pesantren sedangkan aku hanya keluaran SMA, udah sejurusan, sekosan, sePPL, sePenelitian, dan tidak seorganisasi serta tidak sesidang :D ya dia sudah mendahuluiku. kemudian aku bertanya ke Pa Maman “Pa, mau nanya boleh ya Pa, soalnya sebelum menuliskan nama saya disini saya pengen minta arahan”

Pa Maman: “iya sok, naon?”

aku: “Pa, kalo bimbingan sama Pa Prof enak ga Pa? soalnya kenapa ini temen-temen ga ada yang ngisi nama mereka dikolom Pa Prof?”

Pa Maman: ketawa agak ngakak

Aku: Deg-degan aku pikir aku salah ngomong

Pa Maman: *masih sambil agak ketawa “Prof mah bageur, udah NIDAUL disini aja”

Aku: “sebentar ya Pa, sy diskusi dulu sama Nur” (gila, belagu banget ga si gue, mo nulis nama aja segitu lebainya harus diskusi sama temen)

ya kira-kira percakapan kami kurang lebih seperti itu. akhirnya setelah mempertimbangkan ini itu dengan positif negatifnya karena memang begini nasib baik kita akhirnya saya dan Nur menuliskan nama di kolom itu *agak ngeri waktu itu nulisnya. Oh Tuhaaan kenapa bisa-bisanya aku berjodoh dg Pa Prof, tp disisi lain jujur saja tetiba ada kekuatan yang meyakinkan bahwa Pa Prof tidak se ‘ehm’ yang aku pikirkan

dan aku tidak perlu menceritakan disini kenapa akhirnya aku bisa begitu cair ketika ngobrol bersama Pa Prof setiap kami diskusi, tapi tetap dengan menjaga sopan santun, dan sikap Pa Prof ternyataaaaa berbeda dengan persepsi temen-temen. sekarang aku bahagiaaa kenal Pa Prof Sofyan yang orang kira begitu ‘ehm’ nya, dan aku punya hobi baru sekarang, ya aku merekomendasikan ke adik-adik tingkat untuk memilih Pa Prof sebagai Pembimbing skripsi :D dengan syarat, semua kemampuan kembali kepada mahasiswa bagaimana caranya bermuamalah dengan dosen yang terkesan ‘ehm’.

satu waktu, ketika aku pernah bimbingan kedua memperbaiki revisi bab 1 yang bahasa indonesia sebelum ditrenslet, aku berkata ke Pa Prof “Pa kalo aku males ngerjain skripsi tolong marahin saya Pa, mau dijewer juga gapapa biar saya lulus 😀 dan semenjak aku meminta seperti itu ke beliau, aku ga pernah ‘kena marah’ karena marahnya versi Pa Prof itu beda beuut dengan versi marahnya mahasiswa, pokoke marahnya Pa prof itu ngangenin (haha iyuh)

btw aku ama Nui waktu pasca lebaran kemaren maen ke rumah pa Prof loh, mana rumahnya di gerlong, enak ga tuh bimbingan ga perlu nyewa angkot. waktu itu yang buat aku wew, Pa Prof lg pakek Jersey bola warna meeeraah tapi aku lupa dari klub bola apa, dan itu terlihat cakep dan lebih muda karena biasanya kalo ke kampus beliau suka pake baju resmi gitu. kami membawa sesuatu untuk bapak, bedanya aku dengan Nur waktu itu, kalo Nur bawa bahan skripsi terjemahan arab untuk bimbingan sedangkan aku malah bawak pempek asli dari palembang 😀

tak apalah beda jadwal sidang yang penting sekarang lagi usaha bisa wisuda bareng temen2, karena kalo sidang lewat dari bulan oktober aku ga kuaaat 😀

PR: CAMER 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s